Output Eksplorasi 2017: Jenis-Jenis Alat Transportasi di Pulau Harapan

Tujuan Penggalang Pramuka Oase melakukan OASE Eksplorasi 2017 adalah agar masing-masing anggota mempunyai output sendiri-sendiri. Ini berbeda dengan OASE Eksplorasi 2016 di mana outputnya ditentukan oleh mentor yaitu tentang makanan. Ketika tujuan OASE Eksplorasi 2017 sudah ditentukan ke mana, kami Pramuka Penggalang diminta mentor untuk menentukan output kami masing-masing. Saat itu aku bingung sekali ingin mengerjakan apa. Aku juga bingung ingin bertanya ke mentor mana agar mendapatkan pencerahan. Seketika aku mendekati kak Opal berkata padanya bahwa aku ingin mengerjakan output tentang sampah. Di luar dugaanku, kak Opal menyarankan untuk mengerjakan output tentang transportasi karena menurut kak Opal aku kan suka mobil, jadi karena saran kak Opal-lah aku mengerjakan output tentang transportasi

Inilah outputku sebelumnya:



Aku memberikan hasil yang berupa gambar di atas itu kepada kak Opal. Di hari terakhir latihan pramuka sebelum kami berangkat Eksplorasi, mentor dan orangtua berkumpul untuk membicarakan tentang apa yang didapat anggota saat survei ke pulau Harapan. Kak Opal yang menjadi mentorku, memberi usulan pada ibuku, bahwa aku tidak perlu mewawancarai banyak orang, tapi cukup memperhatikan transportasi yang ada di sana dari beberapa titik pengamatan. Dari hasil pengamatanku itulah yang akan dijadikan outputku. Jadi rencanaku berubah, yang tadinya mewawancarai banyak orang, jadi hanya mengamati, dan mewawancarai beberapa orang untuk melengkapi informasi yang kurang. Orangtuaku di rumah memberi gambaran apa saja yang harus aku lakukan di pulau agar mendapat output seperti yang diusulkan kak Opal, yang menurutku baik sekali. Orangtuaku dan aku menyusun pertanyaan-pertanyaan yang akan aku tanyakan pada narasumber yang jawabannya tidak dapat aku ketahui kalau aku hanya mengamati saja. Aku dan orangtuaku juga menyusun strategi bagaimana pertanyaan-pertanyaan itu ditujukan ke narasumber siapa saja, supaya hasil outputku maksimal. Kami juga berdiskusi tentang object apa saja yang harus di foto. Hasilnya, aku akan membuat outputku dalam bentuk E-book

Aku sudah berhasil mendapat informasi tentang 5 alat transportasi yang ada di sana. Alat-alat transportasi itu adalah seperti:

1. Sepeda Motor

  • Sebagian besar berjenis matic, yang lainnya berjenis bebek dan sport.
  • Sebagian besar tidak ada plat nomernya atau sudah kadaluarsa.
  • Harga bensin Pertamax (Oktan 92) harganya Rp12.000.
  • Ada yang dibeli di darat (Pulau Jawa) atau beli bekas di pulau.
2. Kapal

  • Sebagian besar sudah bermesin.
  • Sebagian besar memakai mesin Diesel yang berbahan bakar Solar.
  • Harga bahan bakar Solar (Cetane 51) Rp12.000.
3. Sepeda

  • Jarang terpakai.
  • Sebagian besar dipakai oleh anak-anak di bawah 13 tahun.
  • Sebagian besar dibeli di darat (Pulau Jawa).
4. Becak

  • Lebih banyak mengangkut barang dibanding mengangkut orang.
  • Banyak membawa material pembangunan rumah.
  • Sebagian besar dibuat sendiri.
5. Gerobak

  • Lebih banyak yang didorong, dibanding yang ditarik.
  • Digunakan untuk berjualan dan mengangkut sampah.
  • Sebagian besar dibuat sendiri.


Output: Jenis-jenis Transportasi di Pulau Harapan.
Target pembaca: 10 tahun - Dewasa.
Pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca: Alat-alat transportasi di Pulau Harapan kurang diperhatikan oleh pihak terkait dan kurang tertata dengan baik.

Judul: Transportasi di Pulau Harapan.
Ukuran: A5
Alinea: 7

Alinea 1: Pembukaan dan mengapa memilih output tersebut

Alinea 2: Jenis-jenis alat transportasi yang bisa ditemui di Pulau Harapan

Alinea 3: Tentang alat transportasi kapal dan rupa-rupa permasalahannya

Alinea 4: Tentang alat transportasi sepeda motor dan rupa-rupa permasalahannya

Alinea 5: Tentang alat transportasi sepeda, becak, gerobak, dan rupa-rupa permasalahannya

Alinea 6: Kesimpulan dan saran

Alinea 7: Penutup dan refleksi diri

Comments

Popular posts from this blog

Akibat rotasi dan revolusi Bulan terhadap Bumi

Dari Pramugari, Menjadi Ibu Rumah Tangga, Tiga Anak Homeschooling.

Tantangan #07 #eksplorasi #klubOASE Wawancara Pedagang Beras Dan Pemilik Penggilingan Padi